TEAT

Bagaimana kabarnya hari ini ???

Kata Mereka

          Assalamu'alaikum, Wr. Wb.
          Saya sangat berterima kasih kepada Al Mukarram KH. Taufiqul Hakim atas penemuan metodenya tentang Program Pemula Mendalami Al Qur'an dan Kitab Kuning yang disebut AMTSILATI; karena dengan metodenya tersebut kami bisa lebih awal memberikan dan mengenalkan menu pemahaman tentang Gramatika Bahasa Arab pada anak didik sebagai bekal dasar memahami kitab - kitab klasik di atasnya. Selain itu dengan terbitnya Amtsilati dapat menggugah dan membangkitkan kembali gairah belajar ilmu alat atau Ilmu Nahwu.
          Dan sepantasnya bagi para santri dan guru ngaji untuk merespon atau mengapresiasikan metode tersebut. Karena menurut saya, secara esensial dan substansialnya tidak berbeda dengan ilmu alat klasik. "Wong yang dibahas cuma ISIM, FI'IL dan HURUF, kok ".
          Jika kita sebagai umat Muslim, terlebih kalangan santri kurang merespon atau tidak mau menggunakan metode tersebut , maka berarti tidak sesuai dengan slogan yang memang menjadi pegangan orang - orang Pesantren dalam meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan yang telah ada.

          Dengan slogan tersebut sebetulkan kita dituntut untuk menjadi yang terdepan dan bersikap arif, tidak eksklusif dan apresiatif terhadap perkembangan yang terjadi, selama perkembangan tersebut termasuk dalam kategori Ashlah. Dan secara kasat mata, dengan Amtsilati anak akan lebih cepat mengenal pokok-pokok bahasan materi pada ilmu alat.
          Kalau masalah cara atau metode kita tidak perlu bersikap jumud / kultus atau mensakralkan metode yang ada. Coba kita renungkan, dulu di era 1980-an, Motor Super Cup adalah jenis sepeda motor tercepat dibanding dengan yang sebelumnya. Tapi sekarang sudah ada F1ZR, Sonic, Honda V-ixion dan lain-lain yang jauh lebih sempurna, tapi mengapa dengan metode pembelajaran kita harus Jumud ???
          Dulu sebelum muncul Ibnu Malik 'kan sudah ada Alfiah Ibnu Mukti yang termasuk salah seorang gurunya. Selanjutnya ada Imrity, Jurmiyah dan lain sebagainya. Walhasil, semua itu merupakan upaya pengembangan untuk memudahkan cara belajar bagi para pelajar. Kita 'kan harus ingat :
          Kalau menurut saya, 'Ma'af, ini pendapat saya' . "ORTODOKSI MASALAH MANHAJ ADALAH PENYEBAB UTAMA PUPUSNYA GHIRAH BELAJAR KITAB". Kita harus lihat kenyataan, betapa semakin pudarnya generasi kita yang hendak belajar Bahasa Arab terlebih Kitab Kuning yang menurut mereka terkesan sulit. Padahal bahasa Al Qur'an itu adalah bahasa yang amat mudah. Allah SWT juga telah menyatakan :
Berarti masih banyak cara mudah untuk kesana dan mungkin muncul sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan zaman.
          Kalau masalah barokah, manfa'at dan lain - lainnya, coba saja kita lihat atau mendengarkan langsung pendapat penulisnya, Yaitu KH. Taufiqul Hakim.
          Harapan saya, marilah kita jangan menolak / melawan perkembangan yang harus terjadi ini, akan tetapi mari kita manfaatkan perkembangan dan kemajuan tehnologi tersebut untuk dakwah islam dengan cara Multimedia. Kita harus ingat bahwa , " Anak - anak kita dilahirkan BUKAN pada zaman kita dilahirkan ".
          Demikian pendapat saya tentang Metode Amtsilati ini, jika bersinggungan pendapat mohon ma'af yang sebesar-besarnya. Hanya sekedar memanfaatkan kebebasan berpendapat.

          Wassalamu'alaikum, Wr.Wb.

Ust. Baihaqi
( Guru Amtsilati MTs At Taqwa Bondowoso )