BELAJAR AMTSILATI

iklan

TEAT

Mohon bantuan shodaqoh atau infaq untuk pembangunan musholla darul khidmah dan asrama santri bisa melalui BSI REK NO 1177974474 an. MOH MAHFUDZ ROZY. Konfirm nama ( spasi ) shodaqoh ( spasi ) nominal kirim sms/wa ke +62852 5971 7000. Contoh: Ahmad shodaqoh 50.000. akan diumumkan di blog ini dan video atau deskripsi YOUTUBE CHANNEL: MOH MAHFUDH ROZY. Terima kasih

Sabtu, 28 Mei 2022

Khobar yang didahulukan dan mubtada' yang diakhirkan ( Amtsilati Jilid 3 )

Bondowoso, Amtsilati.com

KHOBAR YANG DIDAHULUKAN DAN MUBTADA’ YANG DIAKHIRKAN

Pembahasan sebelumnya adalah makrifat di awal kalimat menjadi mubtada’ , namun mubtada’ tidak hanya berupa isim makrifat saja, adapula mubtada’ yang berupa isim nakiroh dengan syarat – syarat tertentu yang insya-Allah akan dibahas di dalam artikel yang lain. berikut ini saya akan membahas khobar yang mendahului mubtada’ yang disebut dengan khobar muqoddam - mubtada’ muakh-khor.

Hukum asalnya adalah mubtada’ di awal dan khobar berada di akhir. jadi mubtada’ dulu baru setelahnya terdapat khobar sebagai penyempurna kalimat sehingga dapat difahami.

Akan tetapi terkadang memang ada yang mubtada’ wajib didahulukan dan khobar diakhirkan, begitu pula sebaliknya terkadang khobar wajib didahulukan dari mubtada’nya dengan 4 tempat. diantaranya adalah:

1. Apabila mubtada’nya berupa nakiroh yang tidak memahamkan ( tidak dishifati ) sedangkan khobarnya berupa dzorof atau jar – majrur. contoh:

فِي الدَّارِ رَجُـلٌ

Itu tetap di dalam rumah adapun seorang laki – laki

Memberikan pemahaman bahwa seorang lelaki itu ada d dalam rumah atau di dalam rumah ada seorang lelaki.

عِنْدَكَ ضَيْفٌ

Itu tetap di sisimu adapun seorang tamu

Pengertiannya seorang tamu di sisimu atau di sisimu ada seorang tamu

Dalam contoh ini apabila khobar di-akhirkan maka aka menimbulkan sangkaan khobarnya menjadi shifat sedangkan khobarnya sedangkan khobarnya dinanti – nanti. contoh:

رَجُـلٌ فِي الدَّارِ

Adapun seorang lelaki yang di dalam rumah

Pengertiannya hanya menjelaskan seorang lelaki di rumah tanpa memberikan sebuah faidah. sebab hanya mubtada’ dan tidak ada khobar yang menjelaskan tentang bagaimana lelaki itu.

ضَيْفٌ عِنْدَكَ

Adapun seorang tamu yang tetap di sisimu

Begitu pula dalam contoh ini hanya menyebut di sisimu seorang tamu tanpa ada faidah tentang keberadaan tamu yang di sebut.

Jelas sekali dalam dua contoh di atas yang asalnya khobar رَجُـلٌ، ضَيْفٌ  maka menjadi mubtada’ yang dishifati dan membutuhkan khobar ( khobarnya dinanti – nanti ) sebab tidak ada khobar.

Dengan demikian apabila jar – majrur atau dzorof – madzruf berada di awal kalimat dan lafadz setelahnya isim yang dibaca rofa’ maka wajib khobar didahulukan daripada mubtada’nya. dasarnya.

وَنَحْوُ عِنْدِيْ دِرْهَمٌ وَلِيْ وَطَرْ # مُلْتَزَمٌ فِيْهِ تَقَدُّمُ الْخَبَرْ

Bentuk jar dzorof khobar depan tempatnya # Bila berupa nakiroh mubtada’nya

Selanjutnya adalah apabila khobar berupa dzorof atau jar majrur baik menjadi khobar muqoddam ( yang didahulukan ) atau khobar muakhkhor ( yang diakhirkan ) maka khobar tersebut menyimpan makna كَائِنٌ، إِسْتَقَـرَّ ( tetap ). contoh:

عِنْدِيْ دِرْهَمٌ

Itu tetap disisiku adapun dirham

لِلَّهِ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ

Itu tetap milik Allah adapun apa – apa yang ada di langit dan bumi

Dasarnya

وَاَخْبَرُوْا بِظَرْفٍ اَوْ بِحَرْفِ جَـرّ # نَاوِيْنَ مَعْنَى كَائِنٍ اَوِ اسْتَقَـرْ

Dzorof dan jar juga bisa jadi khobar # Nyimpan makna tetap إِسْتَقَرْ، كَائِنٌ

Contoh:

اَلْحَمْـدُ لِلَّهِ

Adapun segala puji itu tetap milik Allah

Demikianlah artikel ini menjelaskan tentang khobar yang didahulukan dan mubtada’ yang diakhirkan yag dilengkapi dengan beberapa contoh agar lebih mudah difahaminya terutama bagi pemula dalam belajar ilmu nahwu yang menggunakan metode amtsilati. semoga bermanfaat dan barokah. Aaamiin

 

*Miliki bukunya dan pelajari isinya.

*Share materinya

Kritik, saran, tanggapan anda bisa anda tulis di kolom komentar atau via wa:

0852 5971 7000

Penulis: Moh Mahfudz Rozy

Support dakwah dengan infaq: BSI Rek 1177974474 an. MOH MAHFUDZ ROZY

 

TAG

#Metode #Amtsilati #santribacakitab #Belajarbacakitabkuning #Nahwu #Santri

About Us

Contact Us

Privacy Policy

Disclaimer

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *