EDUKASI

Pusat Kajian Turats &
Literasi Arabiyyah

"Mencerdaskan Ummat dengan Sanad Ilmu yang Jelas"

iklan

INFO

MAKLUMAT UPDATE

"Ikuti kajian kitab fathul muin, mukhtashor jiddan dan beberapa kitab lain-nya live pagi jam 05 : 30, malam 19 : 30 WIB di facebook akun: MOH MAHFUDZ ROZY ( link yang berada di bawah ini ). Malam jum'at dan jum'at pagi libur."

UPDATE KAJIAN KITAB BAGI PEMULA:
Eksklusif Hanya di Amtsilati.com

Sabtu, 25 April 2026

KITAB MUKHTASHOR JIDDAN TERJEMAH PERKATA BAHASA INDONESIA

Bondowoso, Darul Khidmah

Seri Belajar Nahwu

MUKHTASHOR JIDDAN:
MENGENAL KALAM VERSI ULAMA NAHWU #1

Metode Makna Perkata Bahasa Indonesia

بسم الله الرحمن الرحيم

 اَلْكَلاَمُهُوَ اللَّفْظُالْمُرَكَّبُ الْمُفِيْدُ 
Adapun yang dinamakan kalamIalah adapun kalam Ialah lafadzYang tersusun Serta yang dapat memberikan faedah 
بِالْوَضْعِ  يَعْنِيْ أَنَّ الْكَلاَمَعِنْدَ النَّحْوِيِّيْنَ 
Dengan berbahasa arab  Mengartikan siapa mushonnifPada bahwasanya kalam Di dalam menurut Beberapa ulam nahwu 
 هُوَ اللَّفْظُإِلَى خِرِهِفَاللَّفْظُهُوَ 
Ialah adapun kalam  Ialah berupa lafadz Hingga akhirnya lafadz Maka adapun lafadzIalah adapun lafadz 
 الصَّوْتُ الْمُشْتَمِلُعَلَى بَعْضِ الْحُرُوْفِ الْهِجَائِيَّةِ 
 Ialah suara Yang mencakup apa suara atas Sebagian beberapa huruf Hijaiyah 
كَزَيْدٍ فَإِنَّهُ  صَوْتٌ إِشْتَمَلَعَلَى الزَّايِ 
Seperti lafadz zaydin Maka sesungguhnya lafadz zaydin Ialah suara Yang mencakup apa suara Atas zay
وَالْيَاءِوَالدَّالِفَإِنْ لَمْ يَشْتَمِلْعَلَىبَعْضِ الْحُرُوْفِ
'Dan ya
Dan dalMaka apabila tidak mencakup apa suaraatasSebagian dari beberapa huruf 
الْهِجَائِيَّةِكَصَوْتِ الطِّبْلِفَلاَ يُسَمَّىلَفْظًافَخَرَجَ
HijaiyahSeperti bunyi gendang Maka tidak dinamakan apa suaraPada lafadzMaka keluar 
بِاللَّفْظِمَاكَانَمُفِيْدًاوَلَمْ يَكُنْلَفْظًا
Dengan qoyyid lafadzApa sesuatu yang ada apa maaIalah berfaedahDan tidak ada apa maaIalah lafadz 
كَالْإِشَارَةِوَالْكِتَابَةِوَالْعُقَدِوَالنُّصُبِفَلاَ تُسَمَّى
Seperti isyaratDan tulisanDan simpul - simpulDan beberapa rambu - rambuMaka tidak dinamakan apa maa 
كَلاَمًاعِنْدَ النُّحَاةِ
Pada kalamDi dalam menurut berapa ulam nahwu 
وَالْمُرَكَّبُمَاتَرَكَّبَمِنْ كَلِمَتَيْنِفَأَكْثَرَ
Adapun yang dinamakan murokkabIalah sesuatu lafadz Yang tersusun apa lafadzDari dua kalimatMaka padahal lebih banyak
 كَقَامَ زَيْدٌوَزَيْدٌ قَائِمٌوَالْمِثَالُ الْأَوَّلُفِعْلٌوَفَاعِلٌ
Seperti قَامَ زَيْدٌ telah berdiri siapa zaydDan lafadz زَيْدٌ قَائِمٌ adapun zayd ialah orang berdiriDan adapun contoh yang pertamaIalah susunan kalimat fi’ilDan fa’il
 وَكُلُّ فَاعِلٍمَرْفُوْعٌوَالْمِثَالُ الثَّانِيْمُبْتَدَأٌوَخَبَرٌ
Dan adapun setiap fa’ilIalah dirofa’kan apa fa’ilDan adapun contoh yang keduaIalah susunan mubtadaDan khobar
 وَكُلُّ مُبْتَدَإٍمَرْفُوْعٌبِالْإِبْتِدَاءِوَكُلُّ خَبَرٍ مَرْفُوْعٌ
Ialah dirofa’kan apa mubtadaIalah dirofa’kan apa mubtadaDengan / oleh ‘amil ibtidaDan adapun setiap khobar Ialah dirofa’kan apa khobar 
بِالْمُبْتَدَإِوَخَرَجَبِالْمُرَكَّبِاَلْمُفْرَدُكَزَيْدٍ
Dengan / oleh mubtadaDan keluar Dengan ta’rif / definisi murokkabApa lafadz mufrod Seperti lafadz zaydin
 فَلاَ يُقَالُلَهُكَلاَمٌ أَيْضًاعِنْدَ النُّحَاةِ
Maka tidak dapat dikatakanPada lafadz zaydinApa kalam pulaDidalam menurut pandanganBeberapa ulama’ nahwu
وَالْمُفِيْدُمَاأَفَادَفَائِدَةًيَحْسُنُ
Adapun yang dinamakan mufidIalah suatu lafadz

yang dapat memberikan faedah apa مَا

Dengan sebuah faedahYang bagus 
السُّكُوْتُعَلَيْهَامِنَ الْمُتَكَلِّمِوَالسَّامِعِكَقَامَ زَيْدٌ
Apa diamAtas faredah tersebutBaik dari si pembicaraDan si pendengar
Seperti lafadz قَامَ زَيْدٌ telah berdiri siapa zayd
 
وَزَيْدٌ قَائِمٌفَإِنَّ كُلاًّمِنْهُمَاأَفَادَفَائِدَةً
dan seperti زَيْدٌ قَائِمٌ adapun zayd orang yang berdiriMaka sesungguhnya setiapYang dari keduanya

Ialah dapat memberi faedah apa مَا

Dengan sebuah faedah 
يَحْسُنُالسُّكُوْتُعَلَيْهَامِنَ الْمُتَكَلِّمِوَالسَّامِعِ
Yang bagusApa diamAtas faedah tersebutBaik dari si pembicaraDan si pendengar 
وَهِيَالْإِخْبَارُبِقِيَامِ زَيْدٍفَإنَّ السَّامِعَإِذَا سَمِعَ
Dan adapun faedah tersebutIalah memberikan kabarDengan tentang berdiri zaydMaka sesungguhnya si pendengarApabila telah mendengar siapa pendengar 
ذَلِكَلاَ يَنْظُرُشَيْئًاﺁخَرَيَتَوَقَّفُ
Pada itu kabarMaka tidak menunggu siapa pendengarPada sesuatuYang lain apa sesuatuYang menjadi  butuh 
عَلَيْهِتَمَامُ الْكَلاَمِوَيَحْسُنُأَيْضًاسُكُوْتُ الْمُتَكَلِّمِ
Atas sesuatuApa sempurnanya kalamDan baguspula Apa diamnya si pembicara
وَخَرَجَبِالْمُفِيْدِالْمُرَكَّبُغَيْرُ الْمُفِيْدِنَحْوُ
Dan keluarDengan qoyyid mufid / memahamkanApa lafadz tersusunYang tidak memahamkanSemisal 
غُلاَمُ زَيْدٍمِنْ غَيْرِإِسْنَادٍإِلَيْهِوَإِنْ قَامَ زَيْدٌ
Budaknya zayd
Dari tanpaMenyandarkan sebuah hukum

Pada lafadz غُلاَمُ زَيْدٍ

 Dan lafadz إِنْ قَامَ زَيْدٌ apabila berdiri siapa zayd
فَإِنَّ تَمَامَ الْفَائِدَةِفِيْهِيَتَوَقَّفُعَلَى ذِكْرِ جَوَابِ الشَّرْطِفَلاَ يُسَمَّى
Maka sesungguhnya kesempurnaan faedahDi dalam lafadz إِنْ قَامَ زَيْدٌ

Ialah membutuhkan apa إِنْ قَامَ زَيْدٌ

Atas menyebut jawabnya syarat Maka tidak dinamakan
كُلٌّ مِنَ الْمِثَالَيْنِكَلاَمًاعِنْدَ النُّحَاةِ
Apa setiap yang dari contoh keduanyaPada nama kalamDi dalam menurut beberapa ulama’ nahwu 
وَقَوْلُهُبِالْوَضْعِفَسَّرَهُبَعْضُهُمْبِالْقَصْدِ
Dan adapun ucapan mushonnifDengan lafadz بِالْوَضْعِ

Ialah menafsiri pada بِالْوَضْعِ

Siapa sebagian ulama’ nahwu Dengan arti disengaja
فَخَرَجَغَيْرُ الْمَقْصُوْدِكَكَلاَمِ النَّائِمِوَالسَّاهِيْفَلاَ يُسَمَّى كَلاَمًا
Maka keluarApa perkataan yang tidak disengajaSebagaimana perkataan-nya orang tidurDan orang yang lupaMaka tidak dinamakan apa كلامُ النَّائِمِ وَالسّاهِيْ  
عِنْدَالنُّحَاةِ
Di dalam menurut pandanganBeberapa ulama nahwu 
وَبَعْضُهُمْفَسَّرَهُبِالْوَضْعِ الْعَرَبِيِّفَخَرَجَكَلاَمُ الْعَجَمِ
Dan adapun sebagian ulama’ yang lain

Ialah menafsiri siapa بَعْضُهُمْ pada بِالْوَضْعِ

Dengan berbahasa arabMaka keluarApa ucapan-nya orang ajam ( selain arab ) 
كَالتُّرْكِوَالْبَرْبَرِفَلاَ يُسَمَّىكَلاَمًاعِنْدَ
Sebagaimana Bahasa turkiDan Bahasa barbarMaka tidak dinamakan apa كَلاَمُ الْعَجَمِPada kalam Di dalam menurut pandangan
النُّحَاةِ
Beberapa ulama nahwu 
مِثَالُ مَا اجْتَمَعَفِي الْقُيُوْدِ الْأَرْبَعِةِقَامَ زَيْدٌوَزَيْدٌ قَائِمٌ
Adapun contoh lafadz

yang menjadi kumpul apa مَا

Di dalam beberapa qoyyid yang empat

Ialah lafadz قَامَ زَيْدٌ

 

Dan lafadz زَيْدٌ قَائِمٌ

فَالْمِثَالُ الْأَوَّلُفِعْلٌ وَفَاعِلٌوَالثَّانِيْمُبْتَدَأٌ وَخَبْرٌوَكُلٌّ مِنَ الْمِثَالَيْنِ
Maka adapun contoh yang pertamaIalah susunan fi’il dan fa’ilDan adapun contoh yang keduaIalah susunan mubtada’ dan khobar Dan adapun setiap yang dari kedua contoh
لَفْظٌمُرَكَّبٌمُفِيْدٌبِالْوَضْعِفَهُوَ
Ialah lafadzYang tersusunYang berfaedahDengan berbahasa arab

Maka adapun كُلٌّ مِنَ الْمِثَالَيْنِ

 
كَلاَمٌ
Ialah kalam 
وَ أَقْسَامُهُثَلاَثَةٌإِسْمٌوَفِعْلٌوَحَرْفٌ
Dan Adapun bagian – bagiannya kalamIalah ada tigaRupanya kalimat isimDan kalimat fi’ilDan kalimat huruf 
جَاءَ لِمَعْنًىيَعْنِيْأَنَّ أَجْزَاءَ الْكَلاَمِالَّتِيْ يَتَأَلَّفُمِنْهَا
Yang adatang apa huruf bagi maknaMengartikan siapa mushonnifPada bahwa sesungguhnya juz juznya kalamYang tersusun apa kalamDari tiga kalimat 
ثَلاَثَةُ أَقْسَامٍالْأَوَّلُ الْإِسْمُوَهُوَ كَلِمَةٌدَلَّتْعَلَى مَعْنًى
Ialah tiga beberapa bagian

الْأَوَّلُ الْإِسْمُ

Adapun yang pertama ialah isim

Dan adapun isim ialah kalimatYang dapat menunjukkan apa kalimat Atas sebuah makna
فِيْ نَفْسِهَاوَلَمْ تَقْتَرِنْبِزَمَانٍ وَضْعًاكَزَيْدٍوَأَنَا
Di dalam dirinya kalimatDan tidak bersamaan apa kalimatDengan zaman dalam peletakannya

Seperti lafadz زَيْدٍ

Dan lafadz أَنَا ( saya ) 
وَهَذَا
Dan lafadz هَذَا ( ini ) 
الثَّانِيْاَلْفِعْلُوَهُوَ كَلِمَةٌدَلَّتْعَلَى مَعْنًى
Adapun yang kedua Ialah kalimat fi’ilDan adapun kalimat fi’il ialah kalimatYang dapat menunjukkan apa kalimat Atas sebuah makna
فِيْ نَفْسِهَاوَاقْتَرَنَتْبِزَمَانٍ وَضْعًافَإِنْ دَلَّتْتِلْكَ الْكَلِمَةُ
Di dalam dirinya kalimatDan bersamaan apa kalimatDengan zaman dalam peletakannyaMaka apabila menunjukkanApa itu kalimat 
عَلَى زَمَانٍ مَاضٍفَهِيَ الْفِعْلُ الْمَاضِينَحْوُ قَامَوَإِنْ دَلَّتْعَلَى زَمِنٍ
Atas zaman yang telah lewatMaka adapun kalimat itu, ialah kalimat fi’ilContoh lafadz قَامَ ( telah berdiri siapa dia )Dan jika menunjukkan apa kalimatAtas zaman ( masa / waktu  
يَحْتَمِلُ الْحَالَ وَالْإِسْتِقْبَالَفَهِيَ الْفِعْلُ الْمُضَارِعُنَحْوُ يَقُوْمُوَإِنْ دَلَّتْعَلَى طَلَبِ شَيْءٍ
Yang mengandung sedang dan akanMaka Adapun kalimat ialah fi’il mudlori’Seperti lafadz يَقُوْمُ ( sedang / akan berdiri )Dan apabila menunjukkan apa kalimatAtas menuntut sesuatu 
فَهِيَ فِعْلُ الْأَمْرِنَحْوُ قُمْ
Maka Adapun kalimat ialah fi’il amarSeperti lafadz قُمْ ( berdirilah engkau ) 
الثَّالِثُ الْحَرْفُوَهُوَ كَلِمَةٌدَلَّتْ عَلَى مَعْنًىفِيْ غَيْرِهَانَحْوُ إِلَى
Adapun yang ketiga Ialah kalimat hurufDan adapun huruf ialah kalimatYang menunjukkan apa kalimat atas maknaDi dalam selainnya kalimatSeperti إِلَى ( ke, kepada, pada ) 
وَهَلْوَلَمْ
Dan هَلْ ( apakah )Dan لَمْ ( tidak ) 
وَقَوْلُهُجَاءَ لِمَعْنًىيَعْنِيْبِهِأَنَّ الْحَرْفَ
 
Dan Adapun ucapannya mushonnif

Rupanya lafadz جَاءَ لِمَعْنًى

Ialah mengartikan siapa mushonnif

Dengan قَوْلُهُ

Pada bahwasanya kalimat huruf
 
لاَيَكُوْنُ لَهُدَخْلٌفِيْ تِرْكِيْبِ الْكَلاَمِإِلاَّإِذَا كَانَ
Ialah tidak ada bagi hurufApa masukDi dalam susunan kalamKecualiApabila ada apa huruf 
لَهُ مَعْنًىكَهَلْوَلَمْفَإِنَّ هَلْالْإِسْتِفْهَامُ
Ialah tetap bagi huruf apa makna

Seperti lafadz هَلْ

Dan lafadz لَمْ

Ialah adapun maknanya هَلْ Ialah istifham ( kata tanya )
وَلَمْمَعْنَاهَاالنَّفْيُ
فَإِنْ لِمْ تَكُنْ
لَهُ مَعْنًى

Dan لَمْ

Ialah adapun لَمْ

Ialah nafi ( meniadakan )Maka jika tidak ada  Ialah tetap bagi huruf apa makna
لاَيَدْخُلُفِيْ تِرْكِيْبِ الْكَلاَمِكَحُرُوْفِ الْمَبَانِيْنَحْوُ زَايِ زَيْدٍوَيَائِهِ
Maka tidak masuk apa hurufDi dalam susunannya kalamSebagaimana huruf – huruf mabni

Semisal zay-nya lafadz زَيْدٍ


Dan ya’-nya lafadz زَيْدٍ

وَدَالِهِفَإِنَّ كُلاًّمِنْهَاحَرْفٌ مَبْنِيٌلاَحَرْفُ مَعْنًى

dal-nya lafadz زَيْدٍ

Maka sesungguhnya setiapYang dari zay, ya’, dalIala huruf yang mabni Bukan huruf yang mempunyai arti


KETERANGAN:

اَلْكَلاَمُ هُوَ اللَّفْظُ الْمُرَكَّبُ

Jika هُوَ dijadikan khobar jumlah maka disamping menjadi khobar dari اَلْكَلاَمُ maka sekaligus berkedudukan mubtada’ dari khobarnya yaitu اَللَّفْظُ .

Yang maknanya adalah:

اَلْكَلاَمُ Adapun yang dinamakan kalam

هُوَ Ialah adapun kalam

اَللَّفْظُ Ialah berupa lafadz


"Apabila terdapat bagian yang kurang dipahami dan atau terdapat kesalahan dalam penulisan makna jejer, silakan tuliskan di kolom komentar di bawah ini agar kita bisa saling belajar. Semoga barokah."

- Alfaqir Moh Mahfudz Rozy -

About Us

Contact Us

Privacy Policy

Disclaimer