GIAT BELAJAR AMTSILATI

iklan

TEAT

PARA SANTRI KAMI UCAPKAN SELAMAT KEMBALI KE PESANTREN, SEMOGA ILMUNYA MANFAAT DAN BAROKAH. BELAJAR AMTSILATI VIA ONLINE/OFFLINE HUB. +62852 5971 7000

Menentukan dlomir munfashil dan muttashil ( materi amtsilati jilid satu bab II )

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله رب العالمين وبه نستعين على أمور الدنيا والدين، وصلى الله وسلم على سيدنا محمد خاتم النبيين و اله وصحبه اجمعين، ولا حول ولاقوة إلا بالله العليّ العظيم.

Masih di dalam pembahasan dlomir, namun pada artikel ini saya akan memberikan perbedaan anatara munfashil dan muttashil terhadap dlomir yang sama. seperti   هُمُا، هُمْ، هُنَّ  ini sama – sama ada baik di munfashil dan muttashil. tentunya bagi pemula sulit membedakannya.

Artikel sebelumnya ini sudah saya tulis tentang kedua dlomir munfashil dan muttashil. munfashil selalu di depan ( awal pembahasan / kata ), muttashil selalu menempel ( dibelakangnya lafadz ). awal pembahasan bukanlah harus ada di paling pinggir atau paling depan dalam peletakannya, akan tetapi letaknya bisa berada di tengah – tengah namun setelah kesempurnaan kalimat dalam pembahasannya.

Bagi pemula semacam ini tidaklah terlalu secara detail karena masih baru belajar dan belum tahu atau belum sampai pada kalimat sempurna. sebab susunan kalimat baru dimulai jilid 3. jadi dalam hal ini saya hanya memberikan contoh apa yang dimaksud di depan dan apa yang di maksud menempel.

Dlomir هُمَا yang berada di depan ( Munfashil ):

هُمَا يَذْهَبَانِ إِلَى الْمَدْرَسَةِ

Dlomir هُمَا yang menempel ( Muttashil ):

بَيْنَهُمَا نِسْبَةٌ جُـزْئِيـَّةٌ

Contoh yang berada di tengah – tengah, tapi menjadi awal pembahasan dan etelah kalimat sempurna.

مُحَمَّدٌ وَ اَحْمَدُ عَالِمَانِ فيِ النَّحْوِ وَهُمَا نَاجِحَانِ فِي الْإِمْتِحَانِ

Artinya: Muhammad dan ahmad orang yang ‘alim, dan keduanya sukses di dalam menempuh ujian.

Pada contoh di atas kalimat pertama menjelaskan bahwa Muhammad dan ahmad orang ‘alim, ini kalimat sudah sempurna. sedangkan kalimat berkutnya walaupun ada di tengah adalah awal pembahasan lain, yaitu menceritkan tentang kesuksesannya.

Dlomir  هُمَا  digunakam untuk dua orang, baik dua orang laki – laki atau dua orang perempuan, atau satu laki – laki dan yang satu lagi perempuan, semua sama – sama menggunakan dlomir ini.

Mari kita urai contoh di atas sesuai dengan materi yang telah disampaikan. karena materi artikel yang saya tulis masih jilid satu bab II, maka uraiannya huruf jar, kemabnian dan pengaruhnya, gabungan dua kata, dlomir. tidak mengurai tatsniyah, mubtada’ – khobar, sebab ini ada pada materi jilid berikutnya. jadi berilah tugas mengurai materi yang sudah selesai dibahas dengan melihat alokasi waktu yang digunakan.

AmtsilatiFoto: Santri yayasan pendidikan islam dan sosial DARUL KHIDMAH Jambesari Darussholah Bondowoso Jawa Timur ( binaan penulis ) membaca kitab kuning ajrumiyah secara bergantian.

Contoh uraian

مُحَمَّدٌ وَ اَحْمَدُ عَالِمَانِ فيِ النَّحْوِ

 Maka peserta atau murid yang bisa diberi tugas mengurai adalah pada lafadz

فِي النَّحْوِ

فِيْ adalah huruf jar, dasarnya

هَاكَ حُرُوْفَ الْجَرِّ وَهْيَ مِنْ إِلَى # حَتَّى خَلاَ حَاشَا عَدَ فِيْ عَنْ عَلِى

مُذْ مُنْذُ رُبَّ اللاَّمُ كَيْ وَاوٌ وَ تَــا # وَالْكـَافُ وَ الْبَـا وَلَعَــــــــلَّ وَ مَتَى

Huruf jar itu berupa min dan ilaa # Hatta khalaa hasyaa ‘adaa fii ‘an ‘alaa

Mudz mundzu Lam dan Kay wawu dan Ta # Huruf Kaf dan Ba dan La’alla dan Mata

Semua huruf termasuk huruf jar hukumnya mabni, dasarnya

وَكُلُّ حَــرْفٍ مُسْتَحِقٌّ لِلْبِنَــا # وَالْأَصْــلُ فِي الْمَبْنِيِّ أَنْ يُسَـــــــكَّنَ

Dan semua huruf hukumnya mabni # Sukun jadi tanda aslinya mabni

  فِيْ mabni sukun

اَلنَّحْوِ lafadz setelah huruf jar, hukumnya jar atau majrur ( dijarkan oleh فِيْ ) tanda jarnya kasroh. dasarnya

فَارْفَعْ بِضَمٍّ وَانْصِبَنْ فَتْحًا وَجُرّ  #  كَسْرًا كَذِكْرُاللهِ عَبْدَهُ يَسُرّ

وَاجْزِمْ بِتَسْكِيْنٍ وَغَيْرُ مَا ذُكِرْ  #  يَنُوْبُ نَحْوُ جَااَخُوا بَنِيْ نَمِر

Rofa’ dlommah nashab fathah jazem sukun # Jar kasroh dzikirlah Allah dengan tekun

اَلنَّحْوِ tanpa tanwin karena ada Al. dasarnya

وَيُخْذَفُ التَّنْوِيْنُ فيِ الْإِسْمِ إِذَا  # دَخَلَ فِيْهِ اَلْ وَبِالْعَكْسِ كَذَا

Isim jika ada Al tanwin dibuang #  Bila tidak ada Al tanwin dipasang

Demikian artikel ini semuga bisa membantu bagi yang membutuhkan, semuga bisa melanjutkan pada materi berikutnya. jangan lupa alfatihah bagi penyusun metode amtsilati dan orang yang membantu menyebarkannya. semuga pula artikel ini bermanfaat dan barokah. Aaamiin

 

*Miliki bukunya dan pelajari isinya.

Kritik, saran, tanggapan anda bisa anda tulis di kolom komentar atau via wa:

0852 5971 7000

Penulis: Moh Mahfudz Rozy

Support dakwah dengan infaq: BSI Rek 1177974474 an. MOH MAHFUDZ ROZY

About Us

Contact Us

Privacy Policy

Disclaimer

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *